.post img:hover { -moz-trnasform: scale(1.3) ; -webkit-transform: scale(1.3); -o-transform: scale(1.3) ; -ms-transform: scale(1.2) ; transform: scale(1.3) ;}
WILUJENG SUMPING

Rabu, 10 Juli 2013

download sholawat cheng zamzam





DOWNLOAD SHOLAWAT KH. AHMAD SALIMUL APIP

  Assalamu'alaikum sobat Pecinta Sholawat, Mudah-mudahan semua ada dalam lindungan Alloh Swt Amin..Oh ya sobat kali ini saya akan posting Mp3 K.H. Salimul Apip. Bagi warga Bandung Jawa barat siapa yang ga kenal dengan beliau, beliau adalah pendiri Ponpes Hasan Bin Tsabit yang dulunya tinggal di daerah Cibodas Leuwigajah, beliau berda'wah dengan diselingi sholawat yang Alhamdulillah jema'ah beliau sudah mencapai Puluhan Ribu....dan akhirnya beliau hijrah membangun Pesantren yang legih luas halamannya untuk menampung jama'ah yang datang ke pengajian beliau.. sekarang beliau menetap di daerah Cipedung-Soreang Kecamatan Kutawaringn kalau ga salah .,.,heheh..dan inilah sebagian Album Sholawat yang sudah beliau luncurkan...

download Jadwal Imsak dan Sholat Ramadhan 1434 H / 2013 M wilayah Bandung dan Sekitarnya


Cara membuat tampilan blog anda menjadi indah

Cara mengubah tampilan cursor pada blog anda

Secara default, tampilan cursor pada blog adalah berbentuk panah namun bagi anda yang merasa bosan dengan tampilan tersebut atau ingin memberi decak kagum bagi pengunjung. Anda bisa menggantinya dengan icon gambar sehingga jika ada pengunjung yang datang ke blog anda, tampilan kursornya akan berubah sesuai dengan icon yang anda gunakan. Agar lebih jelas anda bisa lihat baca trus yaaach !
Untuk mengubah tampilan kursor menjadi icon gambar, caranya sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Login ke Blogger. Masuk ke menu Rancangan => EDIT HTML
  2. Cari kode </head>  
  3. Letakkan kode css berikut diatasnya  
<style type="text/css">
HTML,BODY{cursor: url("http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/cool1.gif"), auto;}
</style>
Keterangan:
Teks yang berwarna merah adalah alamat url kursor. Silahkan ganti dengan alamat url kursor yang ingin anda gunakan.
 
 
Setelah itu simpan.
Jika anda tidak memiliki icon kursor, coba kunjungi http://www.totallyfreecursors.com. Situs tersebut menyediakan ratusan hingga ribuan icon kursor menarik yang bisa anda pilih sesuai selera.
semoga berhasil teman,
  • Cara membuat bintang jatuh & Tulisan berkedip / berubah warna pada blog
Kata Irhamna, “Mungkin tips ini sudah ada di blog-blog lain, tapi ini Saya tampilkan untuk pembelajaran buat teman-teman saya di Sekolah sebagai bahan presentasi saya sebagai tutor sebaya untuk pembelajaran membuat blog”, nah untuk membuat efek salju di blog para pembaca, ikuti langkah berikut ini !
· Login terlebih dahulu ke Blog Anda
· Kemudian masuk ke
· Pengaturan > Template > Edit HTML
· Jangan lupa backup terlebih dahulu template anda, yang belum tahu klik di sini
· Setelah itu di halaman HTML, cari kode <head>  di bagian atas
· nah setelah itu copy kode berikut tepat di bawah tags <head> 
Untuk Bintang Jatuh : 
<script src='
http://arti.master.irhamna.googlepages.com/bintang.js' type='text/javascript'>
</script> 
Untuk Efek Tulisan Berkedip/Berubah Warna :
<script src='http://arti.master.irhamna.googlepages.com/rainbow.js' type='text/javascript'></script>
 
Anda bisa memasukkan keduanya atau pilih sesuka hati, boleh satu saja misalnya salju atau tulisan berkedip.
Sudah, lalu jangan lupa di save dan lihat hasilnya
Bagus bukan, sekarang di blog anda sudah ada saljunya, serasa gimana gitu, sejuk kan!!!
Juga tulisan anda, seperti link atau judul postingan saat cursor ke arah tersebut, berkedip-kedipkan.
Selamat mencoba!!!!

Jaga Lisan

Jaga Lisan

SUATU hari seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW seraya berkata, “Ya Rasulullah! Sungguh si fulanah itu terkenal banyak shalat, puasa, dan sedekahnya. Akan tetapi juga terkenal jahat lidahnya terhadap tetangga-tetangganya.” Maka berkatalah Rasulullah SAW kepadanya, “Sungguh ia termasuk ahli neraka.”
Kemudian laki-laki itu berkata lagi, “Kalau si fulanah yang satu lagi terkenal sedikit shalat, puasa dan sedekahnya, akan tetapi ia tidak pernah menyakiti tetangganya.” Maka Rasulullah SAW berkata, “Sungguh ia termasuk ahli surga.”(HR.Muslim)
Sebagai makhluk sosial, tentu semua orang tidak bisa lepas dari interaksi dengan sesama. Siang dan malam kita pasti bertutur kata. Tak satu pun manusia yang bisa hidup tanpa berbicara.
Berbicara merupakan media utama dari seluruh proses interaksi sosial. Baik buruknya proses interaksi sosial salah satunya dipengaruh oleh bagaimana kita bertutur kata. Karenanya, agar apa yang kita ucapkan tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri, lebih-lebih membahayakan orang lain baik di dunia maupun di akhirat, kita mesti cermat dalam berbicara.
Cermat dalam arti mengerti dengan baik bahwa kita hanya boleh berbicara yang memiliki kandungan manfaat, ilmu, atau nasehat, serta yang bisa menjernihkan sebuah permasalahan. Sekiranya kita tidak mengerti apa yang harus kita ucapkan sebaiknya berpikirlah lebih dulu, sebelum memutuskan untuk ikut berbicara.
Seringkali seseorang berbicara tanpa diawali proses berpikir dan tidak melalui pertimbangan sebelumnya. Tindakan seperti itu berpotensi mengundang masalah baru yang boleh jadi akan berlarut-larut, sehingga memperkeruh keadaan dan mengancam tali ukhuwah dengan sesama Muslim. Apabila hal ini terjadi maka tidak ada tempat bagi orang yang berbicara kecuali neraka.
Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba benar-benar mengucapkan kata-kata tanpa dipikirkan yang menyebabkan dia tergelincir ke dalam neraka yang jaraknyaa lebih jauh antara timur dan barat.” (HR. Bukhari Muslim).
Pepatah mengatakan, “Mulutmu harimaumu.” Oleh karena itu, kecermatan dalam berbicara mutlak harus kita upayakan. Kita perlu tahu secara pasti, kapan kita bicara, apa yang harus kita bicarakan, dan paling penting adalah manfaat apa yang akan diperoleh diri sendiri, yang mendengar dan orang lain, tatkala kita berbicara.
Dalam situasi kita tidak mengerti apa yang harus kita ucapkan, tidak berbicara adalah langkah yang bijaksana. Maka pantas jika kemudian Lukman al-Hakim menasehati putranya dengan mengatakan bahwa, “Diam itu hikmat tapi sedikit sekali orang yang melakukannya.”
Akan tetapi, manakala kita mengerti secara mendalam dan komprehensif akan hakikat sesuatu dan penjelasan akan hakikat sesuatu itu sangat dibutuhkan, maka berbicara dalam konteks ini adalah wajib. Sebagaimana telah ditegaskan oleh rasulullah saw dalam sebuah hadisnya.
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berbicara yang baik atau diam” (HR. Bukhari).
Imam Nawawi menjabarkan bahwa hadis di atas adalah hadis shohih, yang menjelaskan bahwa kita tidak pantas berbicara kecuali berbicara yang baik dan jelas-jelas mengandung maslahat. Bila diragukan kemaslahatannya, maka diam adalah langkah yang utama untuk dilakukan.
Jadi berbicara menduduki posisi yang sangat strategis. Dengan iman dan ilmu, pembicaraan yang kita lakukan dapat mengundang berkah dan keridhaan Allah SWT. Sebaliknya, berbicara terus-menerus tanpa ilmu, tanpa berpikir panjang akan mengantarkan kita pada kemurkaan-Nya.
Termasuk tatkala kita ingin menghibur orang lain dengan perkataan lucu. Sekalipun dalam maksud bercanda, berbicara yang lucu tetap tidak boleh mengandung unsur dusta atau sia-sia belaka.
Rasulullah sangat melarang umatnya berbicara, berbohong meski dengan maksud agar orang lain tertawa karena mendengarkannya.
"Celaka bagi orang yang berkata kemudian berbohong supaya orang-orang tertawa, maka celaka baginya, maka celaka baginya." (HR. Abu Dawud)
Sepanjang hari, siang dan malam setiap orang pasti berbicara. Dan, esok hari pun kita akan berbicara dan terus berbicara. Oleh karena itu hemat dan cermatlah dalam berbicara. Jangan sekali-kali membuka celah untuk berkata bohong. Sebab pintu-pintu kebohongan lainnya akan terbuka demi untuk menutupi kebohongan pertama.
Maka dari itu tidaklah berlebihan jika perkataan yang baik itu memiliki derajat yang lebih utama daripada sedekah yang diungkit-ungkit hingga menyakiti perasaan yang menerimanya.

قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ
“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (QS. Al Baqarah: 263).
Kini, marilah kita jaga lisan kita dari kata-kata yang tak berguna.*/Imam Nawawi

INDAHNYA UKHUWAH FILLAH

INDAHNYA UKHUWAH FILLAH





Indahnya suatu persahabatan itu apabila ia wujud kerana Dia.
Indahnya bila cinta yang ada kerana Dia.
Indahnya kasih sayang yang wujud kerana Dia.
Indahnya bila segalanya disandarkan hanya kerana Dia.
Indahnya bila segala perbezaan disatukan kerana matlamat yang satu, iaitu menggapai redha-Nya.
Tapi indahnya ukhwah itu tak cukup sekadar di mulut ,
Tak terlestari sekadar pada baris-baris ayat sahaja
dan dalam satu-satu hubungan itu pastinya ada ujian.
Maka, timbullah episod-episod terasa hati, tak puas hati, bersedih hati, makan hati, sakit hati akan menjengah hidup kita dan pastinya semua ini mampu menggugat cinta yang dah terbina yang lahirnya semua dari hati..
jagalah hati kita wahai sahabat :)
ketahuilah
Ukhuwah itu mengalami beberapa tingkatan proses iaitu :
1. Ta'aruf : Saling Mengenal
2. Tafahum : Saling Memahami
3. Ta'awun : Saling Menolong
4. Takaful : Saling Menanggung
5. Itsar : Mendahulukan orang lain daripada diri sendiri